KEJUJURAN KUNCI SEGALANYA

Di zaman yang katanya semakin maju ini, justru nilai-nilai moral masyarakat kita semakin hari semakin tertinggal saja. Salah satu nilai moral yang merosot dan kini menjadi langka adalah kejujuran. Sedikit sekali kita temukan orang yang berucap dan bertindak jujur di zaman yang dianggap ‘kekinian’ ini. Hal itu pun mengakibatkan banyaknya tindak laku kejahatan yang disebabkan oleh pudarnya salah satu nilai moral ini. Adapun kejahatan-ejahatan tersebut antara lain penipuan, pemalsuan, hingga tindak pidana korupsi.

Jujur merupakan sifat terpuji. Jujur adalah berkata terus terang tanpa menambah tau mengurangi perktaan tersebut. Selaku umat beragama, kita harus selalu berkata jujur kepada siapapun, baik kepada orang tua, saudara, guru, maupun teman. Kejujuran setiap orang tidak bisa dinilai jika tidak ada bukti yang jelas. Meskipin seseorang mengaku dirinya jujur, belum dapat dipastikan jika tidak ada suatu hal yang membuktikan kejujuran tersebut.

Kejujuran adalah kunci untuk meraih kebaikan. Sifat ini yang akan menunjuki kita kepada kebaikan, dan itu adalah jalan menuju surga. Yang demikian tidak mungkin dapat dicapai seorang pendusta, karena kebohongannya pasti akan menggiring kepada keburukan, dan itu adalah jalan menuju nereka.

Meskipun mustahil, namun seyogyanya kita harus bisa kembali menumbuhsuburkan nilai kejujuran di masyarakat, dimulai dari diri sendiri terlebih dahulu. Adapun nilai-nilai kejujuran yang bisa kita lakukan antara lain dengan berkata jujur, tidak mengambil barang temuan dan memilih menyerahkan barang temuan tersebut ke pihak yang berwajib, tidak menyontek, tidak menggunakan uang iuran untuk berfoya-foya, mengerjakan PR dengan usaha sendiri, dan berbagai macam perbuatan lainnya.

Jika kita mampu menunaikan perbuatan-perbuatan tersebut, maka kita pun akan merasakan berbagai dampak positif dari nilai kejujuran. Dampak-dampak positif dari pengamalan nilai kejujuran sendriri antara lain akan mendapatkan pahala dan ridho dari-Nya, mendatangkan ketenangan hati, membuat simpati orang lain, membuat kita dipercaya oleh orang lain, dan medatangkan kebahagiaan karena tidak perlu menyembunyikan sesuatu yang justru dapat membebani diri sendiri.

Dengan kejujuran, hidup terasa nyaman dan tentram. Kebiasaan bersikap jujur akan membuatmu takut berbohong. Hal tersebut baik karena sekali kita berbohong, kebohongan tersebut akan terus berlanjut untuk menutupi kebohongan-kebohongan lain.


 Kejujuran adalah tiang agama, sendi akhlak dan hal utama rasa kemanusiaan. Tanpa kejujuran, agama tidak lengkap, akhlak tidak sempurna, dan seorang manusia tidak sempurna menjadi manusia seutuhnya. Disinilah pentingnya akan kejujuran bagi kehidupan. Peliharalah sikap jujur pada dirimu agar hidup menjadi lebih tentram  dan nyaman serta memmbuat kamu dipercaya orang lain.

Comments